Monday, December 17, 2007

Berbuat Bajik

Apabila seseorang berbuat bajik
Hendaklah ia mengulangi perbuatan itu
Dan bersukacita dengan perbuatan itu
Sungguh membahagiakan akibat dari perbuatan bajik

(Dhammapada 118)

Thursday, December 13, 2007

Pikiran Mengembara

Pikiran itu selalu mengembara jauh
Tidak memiliki wujud dan terletak di dalam hati
Mereka yang dapat menaklukkannya
Akan terbebas dari jeratan Mara

(Dhammapada 37)

Penakluk Terbesar

Walaupun seseorang dapat menaklukkan beribu-ribu musuh
dalam beribu kali pertempuran,
namun sesungguhnya penakluk terbesar
adalah orang yang dapat menaklukkan dirinya sendiri

(Dhammapada 103)

Friday, December 7, 2007

Segala Sesuatu yang Berkondisi Tidak Kekal

Segala sesuatu yang berkondisi tidak kekal adanya.
Apabila dengan kebijaksanaan orang dapat melihat ini;
maka ia akan merasa jemu dengan penderitaan.
Inilah Jalan yang membawa pada kesucian.

(Dhammapala, 277)

Thursday, December 6, 2007

Suci

Oleh diri sendiri kejahatan dilakukan,
oleh diri sendiri pula seseorang ternoda.
Oleh diri sendiri kejahatan tidak dilakukan,
oleh diri sendiri pula seseorang menjadi suci.
Suci atau tidak suci tergantung pada diri sendiri;
Tak seorang pun yang dapat mensucikan orang lain.

(Dhammapada XII, 9)

Wednesday, December 5, 2007

Jangan Percaya

Janganlah mudah mempercayai sesuatu hanya:
- karena atas dasar kabar angin,
- karena anggapan belaka
- karena penampilan belasak
- karena pemahamanmu saja
- karena wejangan dari orang suci
- karena atas dasar tradisi
- karena tertera di kitab sucimu

Akan tetapi, apabila setelah kalian menganalisa kebenarannnya,
dan setelah menyelidiki dengan cermat,
kalian menemukan sesuatu yang sejalan denganmu,
membawa kebaikan untuk kepentingan satu dan semua
maka terimalah dan hiduplah
sesuai dengan ajaran tersebut!

(Kalama Sutta)

-------------------------------------------------------------------------------------
Jangan percaya dengan sebuah berita hanya karena engkau mendengarnya.
Jangan percaya dengan sebuah tradisi hanya karena tradisi itu telah dilakukan
selama beberapa generasi.
Jangan percaya kepada sesuatu hanya karena sesuatu itu ramai dibicarakan orang.
Jangan percaya kepada sesuatu hanya karena sesuatu itu telah dituliskan
ke dalam buku-buku suci.
Jangan percaya kepada sesuatu hanya karena sesuatu itu diajarkan oleh
para guru dan orang-orang tua.

Tetapi dengan membuat observasi-observasi dan analisis yang mendalam,
kau akan menemukan bahwa isu-isu yang dibicarakan tertuju pada alasan yang baik dan berguna, maka tidak akan memalukan jika hal-hal tersebut diteruskan karena akan membawa kebahagiaan, oleh karena itu, adalah penting kalau kau menerimanya dan hidup berdasarkan prinsip-prinsip yang telah dinyatakan.

(Anguttara Nikaya, Vol.I, 188 – 193)



.:English:.
Don’t believe in a news, just because you have heard it.
Don’t believe in a tradition, just because it has been done through generations.
Don’t believe in something, just because it has been talked about and rumored by many people.
Don’t believe in something, just because it has been written in holy books.
Don’t believe in something, just because it has been taught by teachers or elders.

But after making observations and in depth analyses,
you found out that the issues being talked about are in accordance with good and useful reason,
then it is not disgraceful if the things are continued which will bring forth happiness,
that is why, it is proper that you will receive it and live according to the said principles.

(Anguttara Nikaya, Vol.I, 188 – 193)

Tuesday, December 4, 2007

Pewaris Karma

Aku adalah pemilik karmaku sendiri.
Pewaris karmaku sendiri.
Lahir dari karmaku sendiri.
Berhubungan dengan karmaku sendiri.
Terlindung oleh karmaku sendiri.
Apa pun karma yang kuperbuat, baik atau buruk,
itulah yang akan kuwarisi.
Hendaklah ini seringkali direnungkan.

(Majjhima Nikaya 135)